Bacaan Talqin Mayit Arab ((free)) Jun 2026

Talqin mayit adalah tradisi yang telah lama dipraktikkan oleh mayoritas umat Muslim, khususnya di Indonesia (Nahdliyin). Talqin secara bahasa berarti mengajar atau menuntun. Secara istilah, talqin mayit adalah membacakan kalimat-kalimat tauhid, nasihat, dan pengajaran kepada jenazah yang baru saja dimakamkan.

Tujuan talqin adalah untuk menuntun dan mengingatkan mayit tentang pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan oleh Malaikat Munkar dan Nakir di alam kubur. Teks Bacaan Talqin Mayit Bahasa Arab

Berikut adalah bacaan talqin mayit dalam bahasa Arab:

(Catatan: Kata diganti dengan nama jenazah bin/binti nama ayahnya. Jika jenazah laki-laki menggunakan LAA ILAHA ILLALLAH , jika perempuan menggunakan penyesuaian dhomir/kata ganti perempuan jika diperlukan, namun teks di bawah ini menggunakan format standar maskulin/umum yang sering digunakan). 1. Pembuka Talqin

Yaa Fulaanabna Fulaanah (Nama Mayit bin/binti Nama Ibunya)Udzkuril ‘ahdal ladzii kharajta ‘alaihi min daarid dun-yaa, syahaadata an laa ilaaha illallaah wahdahu laa syariika lah, wa anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh. bacaan talqin mayit arab

Membantu menguatkan hati jenazah (atas izin Allah) dalam mengingat kesaksian tauhid yang dipegangnya selama hidup.

Wa annal jannata haqqun, wan naara haqqun, wa annas saa’ata aatiyatul laa raiba fiihaa, wa annallaaha yab’atsu man fil qubuur.

Meskipun secara lahiriah kalimat ini didektekan kepada jenazah yang telah wafat, talqin memiliki dua fungsi utama:

اُذْكُرِ الْعَهْدَ الَّذِي خَرَجْتَ عَلَيْهِ مِنْ دَارِ الدُّنْيَا، شَهَادَةَ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. Talqin mayit adalah tradisi yang telah lama dipraktikkan

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ والثَّلْجِ والبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَقِهِ فِتْنَةَ القَبْرِ وَعَذَابَ النَّارِ.

وَأَنَّكَ رَضِيتَ بِاللهِ رَبًّا، وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا، وَبِالْقُرْآنِ إِمَامًا، وَبِالْكَعْبَةِ قِبْلَةً، وَبِالْمُؤْمِنِينَ إِخْوَانًا.

Selain berfungsi sebagai bentuk permohonan agar si mayit diteguhkan hatinya, talqin sebenarnya memuat . Kalimat-kalimat dalam talqin menjadi pengingat yang sangat keras bagi para pelayat bahwa suatu saat nanti, giliran merekalah yang akan terbujur kaku di dalam tanah dan menghadapi pertanyaan yang sama di alam barzakh.

Talqin diakhiri dengan pengulangan kalimat Tauhid sebagai pengingat terakhir. Tujuan talqin adalah untuk menuntun dan mengingatkan mayit

: Dibaca dengan suara yang jelas, tidak terburu-buru, dan dengan nada yang penuh kelembutan serta ketegasan. Hukum Membaca Talqin Menurut Ulama Fikih

Prosesi talqin dilakukan dengan adab dan tata cara tertentu agar khusyuk:

"Tiada Tuhan selain Allah, Muhammad utusan Allah. Wahai hamba Allah anak dari hamba-Nya (nama mayit bin ibunya), ingatlah janji yang engkau bawa saat keluar dari dunia ini, yaitu kesaksian bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah. Bahwa surga itu nyata, neraka itu nyata, hari kebangkitan itu nyata, dan kiamat pasti datang tanpa ragu, serta Allah akan membangkitkan semua yang di dalam kubur."